Gila ! 382 Hari Tanpa Makanan, Orang Ini Tetap Survive

Diet ekstrem berbahaya. Kebanyakan orang mungkin mampu bertahan hidup tanpa mengonsumsi makanan apa pun selama beberapa minggu. Itu pun hanya sedikit yang sanggup. Setelah itu, mereka akan mati karena kelaparan.

Batas kelaparan manusia masih bisa diukur jika ditopang dengan mengonsumsi air. Namun tanpa air dan makanan, manusia hanya dapat bertahan tak kurang dari seminggu. Anehnya, bagi beberapa orang, bertahan hidup tanpa makanan bisa menjadi lebih lama.

Orang unik lainnya : Edan! Orang Ini Kuat  Berlari 3 Hari 3 Malam Non Stop

diet ekstrim berbahaya

Diet Ekstrim Angus Barbieri


Contoh paling fenomenal adalah Angus Barbieri. Selama setahun lebih, tepatnya 382 hari, ia mampu bertahan hidup tanpa makanan. Meski dalam rentang waktu setahun itu, ia masih dibolehkan meminum kopi, teh, dan sebagainya. Angus jadi terkenal setelah ia melakukan diet paling ekstrem dalam sejarah manusia.

Lho kok diet? Ya. Angus Barbieri tak mungkin benar-benar bertahan hidup tanpa makanan sebagai orang yang kurus seperti yang Anda bayangkan. Sebaliknya, saat itu tubuhnya sangatlah gemuk dengan berat badan yang mencapai 207 kilogram. Ia didiagnosa mengidap obesitas akut.

Menurut laporan Postgraduate Medical Journal, Angus Barbieri berangkat ke University Department of Medicine di Royal Infirmary yang berlokasi di Dundee, Scotland, untuk mencari bantuan soal masalah obesitas akut yang ia alami.

Dokter di sana lalu menyarankan untuk berpuasa makanan padat, yang kemungkinan bisa menolong Angus Barbieri kehilangan sedikit berat badannya.

Sebenarnya dokter tak meminta Angus untuk terus mempertahankan diet semacam ini. Namun dirinya sudah terlanjur “asyik” dengan program diet itu hingga berjalan beberapa minggu, sampai beberapa bulan.

Angus Barbieri sebenarnya telah diperingatkan oleh dokter bahwa program diet semacam ini sangat berbahaya, karena telah melewati lebih dari 40 hari. Namun, ambisinya mampu mengalahkan saran dokter itu demi mencapai berat badan idealnya, yakni 180 pon atau 82 kg.

Perubahan gaya hidup Angus Barbieri sempat mengejutkan para dokter. Selama program diet, hampir setiap hari ia berjalan dari rumah menuju rumah sakit secara teratur untuk mengecek kondisi kesehatannya, bahkan menyempati diri menginap di rumah sakit.

Di sana, ia melakukan tes gula darah. Ini ia lakukan demi meyakinkan dokternya, bahwa ia benar-benar tidak memakan apa pun (makanan padat).

Angus Barbieri sempat mengonsumsi vitamin dalam berbagai kesempatan selama dietnya ini, termasuk suplemen potasium dan sodium.

Angus Barbieri juga diperbolehkan meminum kopi, teh, dan minuman bersoda yang bebas kalori. Ia sempat satu beberapa kali meminum teh dengan gula atau susu, terutama saat minggu terakhir dari program dietnya.

Pada akhirnya, setelah lebih dari setahun, Angus Barbieri sanggup bertahan hidup tanpa makanan akibat dari cara dietnya ini. Berat badannya turun drastis hingga 89 kilogram. Dietnya pun berakhir pada 11 Juli 1966.

Saat pertama kali memakan makanan padat kembali, menu yang disantap hanya roti, telur rebus, dan secangkir kopi hitam. Saking lamanya diet, ia bahkan sampai lupa rasa dari beberapa jenis makanan.

Orang aneh yang lain : Natasha Demkina, Wanita Super Bergelar Gadis Sinar-X

Batasan Kemampuan Tubuh Manusia


Program diet dengan cara berpuasa makanan selama setahun lebih seperti yang dilakukan oleh Angus Barbieri itu terjadi pada tahun 1966, artinya beberapa dokter juga menyarankan hal yang sama kepada mereka yang mengalami obesitas di tahun 1970-an atau tahun setelahnya.

Namun, itu cara diet kuno. Kini, diet semacam itu bukanlah cara yang disarankan. Bahkan pada kondisi tertentu, diet dengan berpuasa makanan justru bisa berbahaya. Zaman sudah berubah.

Diet ekstrim ala Angus menimbulkan pembakaran otot dan lemak dalam jumlah yang sangat besar dengan jangka waktu yang terlalu cepat. Efeknya akan membuat perubahan fisik yang drastis, sehingga dapat memicu serangan jantung.

Tidak semua orang dapat bertahan hidup dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Angus Barbieri. Namun, dari diet yang dilakukannya, Angus membuktikan bahwa daya tahan diet setiap manusia itu berbeda-beda.

4 komentar